Ahmad Musawwir, Ketua ISNU Cabang Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ahmad Musawwir resmi sebagai ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Bangkalan. Selama kepemimpinannya, ia ingin fokus pada penguatan bidang ekonomi dan peningkatan pendidikan.
Hal ini mengingat banyaknya Sarjana (S1) yang menganggur, terutama S1 dari kalangan NU. Maklum karena di Bangkalan 90% adalah Sarjana NU. Sedangkan sampai saat ini penggangguran belum bisa ditekan secara signifikan.
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
- Investigasi Keracunan 84 Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan, Satgas MBG Ungkap Temuan ini di SPPG
"Ke depan harapan saya, agar ISNU Bangkalan memiliki Rumah Sakit Islam NU (RSI-NU). Dengan mendirikan RSI-NU, insyaallah sarjana NU bisa diberdayakan," ucap putra KH. Syafi' Rofii, Wakil Bupati periode 1999- 2014.
Pria yang juga dosen UTM ini ingin mendirikan Universitas atau Perguruan Tinggi berbasis NU. "Hal itu semua sesuai dengan keinginan ketua yang lama, dan di kepemimpinannya ingin mewujudkan harapan para ISNU," tegas Dosen Keislaman Universitas Trunojoyo Madura ini.
Ra Sawawir, sapaan Ahmad Musawwir berharap support seluruh pihak dalam kepemimpinannya selama 5 tahun ke depan, agar dapat mengeksekusi semua cita-cita tersebut.
"Saya berharap mampu mewujudkan cita-cita tersebut, karena modal utama adalah terpilihnya saya secara aklamasi di PP. Al Hikam (23/07/3019) adalah banyak dorongan serta support dari sesepuh pengurus ISNU baik dari dewan pakar dan penasehat," pungkasnya. (uzi/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




