Senin, 14 Juni 2021 10:36

87 Kendaraan Diminta Putar Balik Saat Hendak Keluar Wilayah Kabupaten Blitar

Kamis, 06 Mei 2021 13:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
87 Kendaraan Diminta Putar Balik Saat Hendak Keluar Wilayah Kabupaten Blitar
Petugas saat menghentikan salah satu mobil yang hendak keluar wilayah Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 87 kendaraan diminta untuk putar balik saat hendak keluar wilayah Kabupaten Blitar. Puluhan kendaraan ini diputar balik saat akan keluar Kabupaten Blitar menuju Kabupaten Malang di Pos Penyekatan Selorejo.

Kasatlantas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, penyekatan mulai diberlakukan Kamis (6/5/2021) hari ini. Dari penyekatan tersebut, puluhan kendaraan mulai roda 2 hingga roda 4 yang melintas hendak keluar Kabupaten Blitar atau menuju Kabupaten Malang diminta putar balik.

"87 kendaraan yang kami minta untuk putar balik itu di antaranya, 12 truk, 15 pikap, 27 mobil penumpang, dan 33 roda dua. Semuanya tidak bisa menunjukkan beberapa dokumen persyaratan untuk melakukan perjalanan antar kota. Seperti bukti swab antigen bebas Covid-19 ataupun surat dinas," ujar Angga.

BACA JUGA : 

Berhenti di Traffic Light, Minibus Berpenumpang Bayi 2 Bulan Tertimpa Pohon

Ditukar dengan ATM Kosong, Sales di Blitar Kuras Uang Temannya Sendiri

Pelat Nomor Kendaraan Tertinggal di TKP, Pelaku Tabrak Lari di Blitar Terungkap

Ambulans Puskesmas Bakung Kecelakaan Saat Hendak Melakukan Vaksinasi

Di titik perbatasan antara Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang ini, Polres Blitar bekerja sama dengan Polres Malang. Sama dengan yang dilakukan di Blitar, pengendara dari arah Malang juga diminta putar balik jika tidak bisa menunjukkan dokumen persyaratan.

"Penyekatan akan terus dilaksanakan sampai batas waktu berakhirnya larangan mudik," imbuhnya.

Selain di jalur utama ini, polisi juga memperketat penjagaan di dua jalur tikus masuk wilayah Kabupaten Blitar bagian timur. Dua titik itu diantaranya di Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Wates. Kedua kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang.

Dua pos penjagaan di jalur tikus ini sifatnya temporary. Artinya, petugas akan disiagakan di waktu-waktu tertentu di mana aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan yang melintas cukup tinggi. Selain dua titik tersebut, petugas juga disiagakan di ibu kota Kabupaten Blitar di Kecamatan Kanigoro. (ina/rev)

Khilafah Proyek Politik Inggris? Ini Alasan Hizbut Tahrir Bolehkan Cium Cewek Bukan Muhrim
Minggu, 13 Juni 2021 14:58 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Prof. Dr. K.H. Imam Ghazali Said, M.A. mengungkapkan bahwa upaya menghidupkan sistem pemerintahan khilafah adalah fatamorgana. Tapi Hizbut Tahrir ngotot mau mendirikan khilafah. “Khilafah yang sudah ambruk mau...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...