Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, saling tukar cinderamata dengan Dubes RI Brunei Darussalam Achmad Ubaedillah di Kedutaan Besar RI Brunei Darussalam. Foto: M Mas'ud Adnan/bangsaonline
SERI BEGAWAN, BANGSAONLINE.com - Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah memiliki kekayaan US$ 28 miliar. Setara Rp 408 triliun. Ternyata di Indonesia juga banyak orang kaya setara Sultan. Hanya saja, kata Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, mereka tak peduli pada rakyat. Benarkah? Ikuti laporan edisi kelima M Mas’ud Adnan dari Brunei Darussalam.
Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, terang-terangan mengaku kagum terhadap Kesultanan Brunei Darussalam yang mampu memimpin rakyatnya dengan tenang dan makmur.
BACA JUGA:
- PWNU dan 23 PCNU se-Jawa Barat Dukung Kiai Asep Calon Rais 'Aam PBNU
- Antre Sedekah Kiai Asep, Ratusan Orang Datang Sejak Pukul 3 Malam di Siwalankerto Surabaya
- Ketua Panitia Muktamar NU Harus Adil dan Netral, Bukan Kubu Kiai Miftah, Bukan Kubu Gus Yahya
- Kiai Asep Bertemu Dubes Mesir Bahas Pendidikan, Mesir Siap Kirim 1.000 Guru Bahasa Arab
Menurut Kiai Asep, Brunei adalah negeri damai. Saking damainya bunyi klakson mobil saja tak pernah terdengar. Padahal semua warga Brunei punya mobil.
“Sesuai namanya Darussalam, Brunei sangat damai dan sejuk (tak bising). Tak ada bunyi klakson,” kata Prof Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada HARIAN BANGSA.
Bunyi klakson memang sangat tabu di Brunei. Selain membuat suasana bising juga ada tata krama sendiri di Brunei.
“Kalau ada klakson, orang (pengendara) yang di depan dikira bersalah. Mereka tersinggung,” kata salah seorang pengurus PCINU Brunei yang mengantar Kiai Asep ke berbagai acara di Brunei.
Karena itu di Brunei tak pernah terdengar bunyi klakson di jalan raya, meski warga Brunei punya mobil
Juga tak ada bunyi knalpot menderu seperti di Indonesia. Apalagi gas yang dibleyer memekikkan telinga.
Bunyi mobil juga sangat halus, tak bising. Tampaknya ini terkait dengan BBM berkualitas yang digunakan, disamping sikap tertib warga Brunei di jalan raya. Termasuk saat macet.
“Orang sini kalau lagi macet, gak ada yang salip sana-salip sini kayak di Indonesia. Semua antre, sehingga tertib,” katanya.
Itulah yang membuat Kiai Asep sangat terkesan. Menurut Kiai Asep, suasana damai, sejuk dan sejahtera yang kini dimikmati rakyat Brunei tak lepas dari syariat Islam yang dipraktikkan secara nyata oleh Kesultanan Brunei. Apalagi Sultan Hassanal Bolkiah sangat dermawan dan peduli terhadap rakyatnya. Bahkan saat muda Sang Sultan sering menyamar naik sepeda motor untuk mencari rakyatnya yang miskin untuk dibantu kerajaan.
“Karena itu Allah lalu memberi barokah kepada Sultan dan rakyatnya,” kata Kiai Asep.
Menurut Kiai Asep, ini sesuai dengan janji Allah SWT dalam Al-Quran. Yaitu surat Al-A'raf ayat 96.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




