Kiky (38), salah satu peserta JKN yang memanfaatkan fitur autodebet. (Ist)
Metode autodebet juga dianggap mampu membangun kebiasaan disiplin dalam membayar iuran serta memastikan seluruh anggota keluarga tetap terlindungi jaminan kesehatan tanpa putus.
“Kami mengimbau peserta untuk segera mengaktifkan autodebet agar tidak ada lagi kasus kepesertaan nonaktif akibat lupa membayar. Ini adalah langkah kecil yang memberi dampak besar, tidak hanya bagi diri sendiri, tapi juga keluarga. Cukup satu kali aktivasi, maka perlindungan kesehatan akan terus terjaga tanpa repot,” terangnya.
Kiky (38), salah satu peserta JKN, mengaku sangat terbantu dengan adanya fitur autodebet. La merasakan manfaatnya secara langsung, karena sebelumnya ia sering lupa dengan iuran JKN yang harus dibayar, sekarang jadi lebih mudah untuk melakukan pembayaran secara otomatis.
“Dulu saya sering lupa bayar, apalagi kalau akhir bulan sedang banyak pengeluaran. Pernah sampai status saya nonaktif. Setelah itu saya direkomendasikan untuk mencoba fitur autodebet lewat Mobile
JKN melalui rekening yang saya miliki. Sekarang iuran langsung terbayar otomatis tiap bulannya, saya tidak takut lupa lagi" ungkap Kiky.
la juga mengatakan bahwa sejak menggunakan autodebet, dirinya merasa lebih tenang karena tahu bahwa keluarganya selalu terlindungi oleh jaminan kesehatan yang aktif setiap saat.
Fitur tesebut sangat bermanfaat terutama bagi ibu rumah tangga yang memiliki banyak kesibukan dan tanggung jawab. la mengaku kini lebih fokus menjalani aktivitas sehari-hari tanpa harus mengkhawatirkan jadwal pembayaran iuran.
“Yang penting saldonya tersedia di rekening, semua beres. Saya jadi lebih tenang karena kalau sewaktu-waktu butuh berobat maupun cek kesehatan, kartu JKN saya pasti sudah aktif jadi gak perlu khawatir,” pungkasnya. (ris/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




