DPRD Gresik Dorong Pengurus Makam Sunan Giri Bersatu dalam Satu Kepengurusan

DPRD Gresik Dorong Pengurus Makam Sunan Giri Bersatu dalam Satu Kepengurusan Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir, didampingi salah satu wakilnya, Lutfi Dhawam, pengurus Yayasan Sunan Giri dan Kaum Giri usai audiensi. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE.

“Jika forum ini bertujuan menyelaraskan, kami siap bersama-sama mengurus makam ,” katanya. 

Saat ini, Kaum Giri terdiri dari 14 orang yang meneruskan tradisi keluarga dalam merawat makam dan masjid di area tersebut.

Ketua Yayasan , Izudin Shodiq, menjelaskan bahwa yayasan dibentuk pada tahun 1995 sebagai respons atas kondisi makam yang kurang terurus. 

“Pembentukan pengurus melibatkan berbagai pihak, termasuk Muhammadiyah, juru kunci, dan pemerintah setempat,” ungkapnya sembari berharap pengelolaan makam ke depan bisa lebih baik dan terstruktur.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Lutfi Dhawam, turut mendukung integrasi kepengurusan. 

“Makam ini milik umat Islam, milik Indonesia, milik dunia. Mari kita jaga bersama,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi II, Mohamad, menambahkan bahwa keberadaan yayasan penting untuk legalitas pengelolaan, terutama saat menerima bantuan pemerintah. 

“Seyogyanya dua kepengurusan menjadi satu dalam Yayasan ,” katanya.

Anggota Komisi II, Achmad Nadhir, juga berharap agar kedua pihak bisa guyub dan bersatu dalam mengurus makam. 

Camat Kebomas, Tri Joko Efendi, menutup audiensi dengan ajakan agar semua pihak legowo dan bersama-sama merawat makam serta situs-situs bersejarah di sekitarnya. (hud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO