Diduga Ada Nepotisme Soal Pembagian BLT-DD, Warga Sukokerto Probolinggo Luruk Kantor Desa

Sofiya, warga setempat mengaku dirinya justru tak menerima bantuan apapun dari Bansos Covid-19 yang telah dikeluarkan pemerintah.

“Tujuannya kami ke sini ingin mempertanyakan BLT-DD yang penyalurannya tidak tepat sasaran. Saya juga tidak tersentuh bantuan apapun, meskipun suami saya sakit paru-paru sejak enam bulanan ini,” ujar Sofiya.

Hal senada disampaikan Parlan (45). Menurutnya, banyak warga di desanya yang sangat membutuhkan bantuan, namun justru tidak tersentuh sama sekali. Malah, klaimnya, sejumlah warga dengan ekonomi mapan justru kebagian bantuan.

“Ada yang sudah punya 2 mobil dan ada juga dapat dobel bantuannya. Jelas-jelas mereka mampu, tapi masih saja dapat, maka dari itulah kami ramai-ramai ke kantor desa,” tandas Parlan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Diduga Ada Nepotisme Soal Pembagian BLT-DD, Warga Sukokerto Probolinggo Luruk Kantor Desa - Halaman 2