Ratusan guru swasta di Kabupaten Tuban saat demo di depan kantor Pemkab dan DPRD, Rabu (16/10/2024).
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan guru swasta di Kabupaten Tuban yang lulus passing grade 2023 menggelar aksi demo di depan kantor Pemkab dan DPRD, Rabu (16/10/2024).
Dalam aksi unjuk rasa itu, massa aksi yang terdiri dari guru PAUD, TK, MI, hingga SMP, menyuarakan beberapa tuntutan. Salah satu di antaranya mengenai kejelasan mereka yang sampai saat ini masih belum diangkat sebagai PPPK.
BACA JUGA:
- Kabel Fiber Optik Semrawut di Tuban, Dewan Dorong Perda Utilitas
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- MA Islamiyah Senori Tuban Wisuda 167 Siswa Prodistik Hasil Kerja Sama dengan ITS
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
"Kami meminta kepada pemerintah untuk segera diangkat atau menerima surat keputusan (SK) PPPK," ujar Korlap Aksi Forum Guru PPPK Tuban, Bisrul Ronzi, kepada wartawan.
"Para guru meminta agar pemkab segera membantu persoalan yang dihadapi para guru di Kabupaten Tuban ini," tambahnya.
Selain menuntut diangkat PPPK, massa juga meminta adanya revisi Peraturan Menpan 348.
Sebab, lanjut Ronzi, semua guru swasta yang lulus passing grade pada 2023 tidak diprioritaskan dan tidak boleh mengikuti tes lagi.
"Ya karena kita terbentur dengan regulasi. Oleh sebab itu, kami saat ini bahkan jangankan diprioritaskan, ikut tes kembali saja kita tidak bisa diikutkan," cetusnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




