Sabtu, 10 April 2021 20:57

Ikuti Seruan AJI, K2JC Imbau Wartawan Jombang Tidak Liput HUT TNI

Rabu, 05 Oktober 2016 10:39 WIB
Editor: abdurrahman ubaidah
Ikuti Seruan AJI, K2JC Imbau Wartawan Jombang Tidak Liput HUT TNI

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - K2JC (Kebo Kicak Journalis Community) mengimbau wartawan khususnya yang bertugas di Jombang untuk tidak melakukan peliputan kegiatan HUT TNI tahun ini. Aksi boikot ini merupakan seruan dari AJI (aliansi jurnalis indonesia) Kediri yang meminta untuk tidak melakukan peliputan sekaligus memberitakan HUT TNI sebagai bentuk protes atas kekerasan oknum TNI terhadap jurnalis di Madiun.

Ketua K2JC Jombang, Muhammad Syafi'i mengatakan, langkah itu penting diambil sebagai bentuk protes terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan oknum militer.

"Kasus kekerasan yang dilakukan oknum TNI terhadap jurnalis tidak hanya terhadap Sony. Sebelumnya sudah kita ketahui juga terjadi di Medan," katanya kepada Bangsaonline, Rabu (5/10).

Baginya, supaya hal ini tidak lagi dilakukan, para jurnalis perlu mengambil langkah serius. "Kita memiliki kewenangan untuk mencari informasi dari manapun dan apapun. Kalau kita biarkan seperti ini, kebebasan pers terancam. Bila perlu kita tidak usah meliput semua kegiatan TNI bila masih ada tindakan kekerasan seperti biasanya itu," tegasnya.

BACA JUGA : 

Bupati Sampaikan Apresiasi Saat Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Jombang

​Tingkatkan Sinergitas, Polres Jombang Undang Puluhan Wartawan

​In Memoriam Peter A Rohi: Saya Jurnalis Elang, Bukan Emprit

Pemkab Jombang Gelar Rapid Test pada Wartawan

Baginya, supaya hal ini tidak lagi dilakukan, para jurnalis perlu mengambil langkah serius. "Kita memiliki kewenangan untuk mencari informasi dari manapun dan apapun. Kalau kita biarkan seperti ini, kebebasan pers terancam. Bila perlu kita tidak usah meliput semua kegiatan TNI bila masih ada tindakan kekerasan seperti biasanya itu," tegasnya.

Seperti diketahui, Soni dihajar sejumlah oknum TNI  saat mengambil gambar pemukulan beberapa oknum anggota TNI terhadap anggota perguruan silat yang konvoi di Madiun, minggu (2/10) lalu. Selain dipukul, kamera dan kartu memorinya diminta paksa dan dirusak oknum anggota TNI. Hal ini menimbulkan reaksi dari seluruh wartawan di Jawa Timur yang mendesak pengusutan kasus itu.(rom)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...