Kapolsek Waru Kompol H. M Fathoni membenarkan bahwa bentrokan itu akibat perselisihan empat hari sebelumnya antara Marcel yang kost di H. Tamyis. Pemilik kost diduga mengingatkan soal uang bulanan, tapi Marcel tidak terima hingga terjadi cekcok.
"Bahkan saat keduanya (Marcel dan H. Tamyis red,) berselisih, Marcel sempat mengeluarkan kata-kata tidak pantas. Terus dilerai oleh salah satu penghuni kost lain dan tidak terjadi apa-apa," cetusnya
Namun, Fathoni melanjutkan, perselisihan kemudian berlanjut. Sejumlah teman Marcel dari berbagai tempat yang tidak indekost di Tambak Sawah, berdatangan ke kost Marcel.
"Ada sekitar 15 pemuda NTT dan berdatangan terus hingga kurang lebih 35 pemuda NTT ke Tambak Sawah. Ada yang dari Gununganyar, Rungkut, Kenjeran, dan tempat lainnya berkumpul di dekat lokasi. Perselisihan terjadi dan mereka diduga melakukan pengerusakan pelemparan batu hingga kaca ke rumah H. Tamyis pecah," ungkap Fathoni.










