Kamis, 13 Agustus 2020 09:46

Sapi Berstiker, Tanda Hewan Kurban Sehat dan Layak Konsumsi

Senin, 13 Juli 2020 20:39 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Arianto
Sapi Berstiker, Tanda Hewan Kurban Sehat dan Layak Konsumsi
Petugas sedang memberikan stiker hewan kurban yang layak dikonsumsi usai jalani pemeriksaan kesehatan. (foto: ist).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, mulai melakukan pemeriksaan kesehatan di lokasi penjualan hewan kurban di kawasan Jalan Mayjend Sungkono Surabaya, Senin (13/7/2020). Hasilnya, sebanyak 70 ekor sapi dinyatakan sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Yuniarto Herlambang mengatakan, mulai hari ini, pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di lapak-lapak penjualan. Setidaknya untuk hari ini, ada 70 ekor sapi yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kita kasih stiker bagi hewan kurban yang telah diperiksa. Hasilnya sebagian besar sehat semua, memang ia (hewan kurban) yang dijual itu pilihan-pilihan. Total ada 70 ekor sapi yang telah diperiksa, kalau kambingnya belum turun,” kata Herlambang usai pemeriksaan.

Herlambang menjelaskan, pemeriksaan ini dilakukan meliputi beberapa pengecekan kondisi tubuh bagian luar hewan kurban. Seperti mulut, mata, gigi, kotoran, termasuk pula bulu hewan kurban itu sendiri. “Nah, nanti setelah penyembelihan itu kita baru periksa di masjid-masjid. Untuk saat ini kita pemantauan ke lapak-lapak penjualan hewan kurban,” jelasnya.

Pemeriksaan dilakukan tidak hanya melihat kondisi kesehatan hewan kurban, tapi juga terhadap asal hewan dan para pedagangnya. Pemeriksaan di lapak penjualan hewan kurban akan dilakukan oleh Tim DKPP Surabaya mulai hari ini hingga 30 Juli 2020 mendatang.

Kepala Seksi Pengembangan Usaha Peternakan DKPP Surabaya, drh. Gagat Rahino Heru Subroto menyampaikan, pemeriksaan hewan kurban secara teknis sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun bedanya, karena saat ini pandemi maka penjual hewan kurban juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan.

“Sekarang ada penekanan protokol kesehatan, imbauannya ke para pembeli. Jadi pembeli itu datang ke lokasi diwajibkan menggunakan masker. Sedangkan dari pihak penjual menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun,” kata dia.

Meski demikian, dia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan di hari pertama ini tidak ditemukan adanya hewan kurban yang dijual oleh para pedagang itu kondisinya sakit. Sebab, sebelum masuk ke wilayah Jawa Timur, hewan kurban itu telah dilakukan pemeriksaan dari tempat karantina pos-pos kesehatan.

“Biasanya pemilik ternak itu juga meminta surat kesehatan dari kabupaten setempat. Nah, setelah sampai di Surabaya kita ulangi lagi pemeriksaan kesehatannya, pemeriksaan meliputi ante-mortem tampak dari luar,” pungkasnya. (ian/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...