PAMEKASAN (bangsaonline) - Banyaknya jalan yang rusak di Kecamatan Palengaan, dikeluhkan tokoh masyarakat wilayah ini. Ini muncul dalam forum Tanya Jawab Safari Ramadan Bupati Pamekasan Achmad Syafii beserta Forpimda dan SKPD, yang digelar di Pondok Pesantren Kebun Baru, Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, Pamekasan.
Bupati didesak untuk segera menyelesaikan persoalan rusaknya infrastruktur jalan di wilayah ini.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
Satu tokoh masyarakat yang hadir dalam kesempatan ini, H Abdullah mengatakan, rusaknya infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Palengaan mencapai 75 %, dan hingga saat ini masih belum ada perbaikan.
“Akibat jalan rusak ini sering terjadi kecelakaan, bahkan kecelakaan itu banyak yang menyebabkan kematian,” keluhnya, kepada Bupati Pamekasan.
Ia meminta agar Bupati Pamekasan bisa segera mengatasi banyaknya jalan yang rusak itu sebelum Idul Fitri 1435 H.
Menanggapi hal itu, Bupati Pamekasan Achmad Syafii mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan tahun ini memang terlambat, hal itu diakibatkan adanya peraturan baru konversi Sertifikasi Badan Usaha (SBU) bagi kontraktor. “Kalau yang rusak berat nanti kita perioritaskan, kalau yang sifatnya kontraktual kita masih menunggu prosesnya selesai,” turunya.
Dikatakan, Pemkab Pamekasan telah berusaha semaksimal mungkin agar pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Pamekasan bisa segera dilaksanakan, sehingga banyaknya jalan yang rusak bisa segera diperbaiki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




