Selasa, 20 Oktober 2020 12:56

Gara-gara Postingan FB, Pria di Tuban Dilaporkan GP Ansor

Minggu, 11 Maret 2018 23:07 WIB
Wartawan: Suwandi
Gara-gara Postingan FB, Pria di Tuban Dilaporkan GP Ansor
Proses mediasi di Mapolsek Senori. foto: GUNAWAN/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gara-gara postingan di facebook, seorang warga Senori, Kabupaten Tuban dilaporkan Gerakan Pemuda (GP) Ansor ke Polsek Senori, Minggu (11/3).

Akun facebook yang diduga menebar ujaran kebencian tersebut bernama Raden Naja SFCi. Pemilik akun itu dilaporkan lantaran telah membagikan konten ujaran kebencian terhadap warga Nadhliyin. Untuk menyelesaikan hal tersebut, jajaran Polsek Senori kemudian mempertemukan antara pelapor dan terlapor untuk mediasi.

"Akun Raden Naja SFCi ini dilaporkan karena perbuatannya membagikan konten di akun FB berupa hujatan kebencian dan penistaan tokoh agama. Tetapi, saat dimediasi pemilik akun Naja asal Senori tersebut mengakui khilaf dan menyesali perbuatan. Bahkan, dirinya tidak menyangka jika isi konten yang dibagikan meresahkan dan menyakiti jam'iyah NU. Apa yang dilakukan oleh akun Raden Naja SFCi tersebut sudah ada ketentuan di UU ITE," ujar mantan Kaposlek Parengan itu.

Terkait hal ini, Kusrin mengimbau kepada pengguna media sosial agar memahami isi konten dan paham aturannya sebelum membagikan postingan. "Apakah konten yang dibagikan berdampak positif atau negative, apalagi Hoax. Jangan sampai menyebar berita hoax," imbuhnya.

Sementara itu, pemilik akun Raden Naja SFCi mengaku menyesal atas perbuatannya membagikan postingan yang dinilai menyakiti warga nahdliyin. Dalam kesempatan itu, ia memohon maaf kepada pihak yang merasa tersakit dan menuliskan surat pernyataan di ruang mediasi kantor Polsek setempat.

"Saya atas nama pribadi menyesal dan memohon maaf atas kejadian tersebut," tuturnya.

Terpisah, Koordinator Divisi Advokasi dan Humas PAC GP Ansor Senori Ahmad Istihar mengungkapkan bahwa tindakan pelaporan kepada pihak berwajib merupakan bentuk pencegahan terhadap akun-akun penyebar ujaran kebencian.

"Ini dilakukan untuk mencari keseimbangan dalam bentuk segala hal seperti persoalan konten penyebaran berita yang dilakukan pemilik akun tersebut. Kendati demikian, terlapor harus diberikan toleransi (tasamuh) untuk dikemudian hari tidak sembarangan membagikan konten di FB. Kami sebagai kader tetap melakukan prinsip tawazun dan tasamuh dalam menyelesaikan persoalan ini," tegasnya.

Diketahui, terduga pemilik akun Raden Naja SFCi melakukan dan meneruskan membagikan sebuah konten media sosial FB dari sumber akun milik pandi rayan dan akun Grup Koalisi umat Islam. Postingan tersebut memuat ujaran penistaan terhadap ulama serta kebencian terhadap ormas NU dan banom-banomnya. (wan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...